Sabtu, 07 April 2012

Korelasi GPRS, CDMA, Teknologi 1G, 2G, 3G, 3,5G dan 4G

Sebelum mengetahui korelasi antar teknologi tersebut, ada baiknya kita mengetahui definisi masing-masing teknologi tersebut. Ayoo kita telusuri satu-satu..
1. GPRS
(singkatan bahasa Inggris:General Packet Radio Service)
GPRS adalah suatuteknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepatdibandingkan dengan penggunaanteknologi Circuit Switch Data atau CSD.Penggabungan layanan telepon seluler dengan GPRS (General Packet Radio Service menghasilkan generasi baru yang disebut 2.5G. Sistem GPRS dapat digunakan untuktransfer data (dalam bentuk paket data) yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS,)Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW).
Kemunculan GPRS didahului dengan penemuan telepon genggam generasi 1G dan 2Gyang kemudian mencetuskan ide akan penemuan GPRS. Penemuan GPRS terusberkembang hingga kemunculan generasi 3G, 3,5G, dan 4G.Perkembanganteknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja,kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya.

GPRS menggunakan sistem komunikasi packet switch sebagai cara untukmentransmisikan datanya. Packet switch adalah sebuah sistem di mana data yangakan ditransmisikan dibagi menjadi bagian-bagian kecil (paket)lalu ditransmisikan dandiubah kembali menjadi data semula. Sistem ini dapat mentransmisikan ribuan bahkan jutaan paket per detik.Transmisi dilakukan melalui PLMN (Public Land Mobile Network)dengan menggunakan IP seperti 08063464xxx. Karena memungkinkan untukpemakaian kanal transmisi secara bersamaan oleh pengguna lain maka biaya aksesGPRS, secara teori, lebih murah daripada biaya akses CSD. GPRS didesain untukmenyediakan layanan transfer packet data pada jaringan GSM dengan kecepatan yanglebih baik dari GSM. Kecepatan yang lebih baik ini didapat denganmenggunakan coding scheme (CS)yang berbeda dari GSM.


Mobile Equipment (ME)atau handset, merupakan perangkat GSM yang berada di sisipengguna atau pelanggan yang berfungsi sebagai terminal transceiver (pengirim danpenerima sinyal)untuk berkomunikasi dengan perangkat GSM lainnya.Subscriber Identity Module (SIM)atau SIM Card, merupakan kartu yang berisi seluruhinformasi pelanggan dan beberapa informasi pelayanan. ME tidak akan dapatdigunakan tanpa SIM didalamnya, kecuali untuk panggilan darurat. Data yang disimpandalam SIM secara umum, adalah:IMMSI (International Mobile Subscriber Identity), merupakan penomoran pelanggan. MSISDN (Mobile Subscriber ISDN), nomor yang merupakan nomor panggil pelanggan.
Base Station System atau BSS, terdiri atas:BTS Base Transceiver Station, perangkat GSM yang berhubungan langsung denganMS dan berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal.BSC Base Station Controller, perangkat yang mengontrol kerja BTS-BTS yang beradadi bawahnya dan sebagai penghubung BTS dan MSCNetwork Sub System atau NSS, terdiri atas:Mobile Switching Center atau MSC, merupakan sebuah network element central dalamsebuah jaringan GSM.MSC sebagai inti dari jaringan seluler, dimana MSC berperanuntuk interkoneksi hubungan pembicaraan, baik antar selular maupun dengan jaringankabel PSTN, ataupun dengan jaringan data.Home Location Register atau HLR, yang berfungsi sebagai sebuah database untukmenyimpan semua data dan informasi mengenai pelanggan agar tersimpan secarapermanen.Visitor Location Register atau VLR, yang berfungsi untuk menyimpan data daninformasi pelanggan. Authentication Center atau AuC, yang diperlukan untuk menyimpan semua data yangdibutuhkan untuk memeriksa keabsahaan pelanggan.Sehingga pembicaraan pelangganyang tidak sah dapat dihindarkan.Equipment Identity Registration atau EIR, yang memuat data-data pelanggan.Operation and Support System atau OSS, merupakan sub sistem jaringan GSM yangberfungsi sebagai pusat pengendalian, diantaranya fault management, configurationmanagement, performance management, dan inventory management.Frekuensi pada 3 Operator Terbesar di Indonesia

Indosat : 890 ± 900 Mhz (10 Mhz)
Telkomsel : 900 ± 907,5 Mhz (7,5 Mhz)
Excelcomindo : 907,5 ± 915 Mhz (7,5 Mhz)



2. CDMA
Code division multiple access (CDMA)adalah sebuah bentuk pemultipleksan (bukansebuah skema pemodulasian)dan sebuah metode akses secara bersama yangmembagi kanal tidak berdasarkan waktu (seperti pada TDMA)atau frekuensi (sepertipada FDMA), namun dengan cara mengkodekan data dengan sebuah kode khususyang diasosiasikan dengan tiap kanal yang ada dan menggunakan sifat-sifat interferensi konstruktif dari kode-kode khusus itu untuk melakukan pemultipleksan.Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitandengan generasi ke-tiga (3G), CDMA menjadi teknologi pilihan masa depan.
CDMA juga mengacu pada sistem telepon seluler digital yang menggunakan skemaakses secara bersama ini,seperti yang diprakarsai oleh Qualcomm.CDMA adalah sebuah teknologi militer yang digunakan pertama kali pada Perang DuniaII oleh sekutu Inggris untuk menggagalkan usaha Jerman mengganggu transmisimereka.Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan tidak hanya pada satu frekuensi,namun pada beberapa frekuensi, menyulitkan Jerman untuk menangkap sinyal yanglengkap.Sejak itu CDMA digunakan dalam banyak sistem komunikasi, termasuk pada GlobalPositioning System (GPS)dan pada sistem satelit OmniTRACS untuk logistiktransportasi.
Sistem terakhir didesain dan dibangun oleh Qualcomm, dan menjadi cikalbakal yang membantu insinyur-insinyur Qualcomm untuk menemukan Soft Handoff dankendali tenaga cepat, teknologi yang diperlukan untuk menjadikan CDMA praktis danefisien untuk komunikasi seluler terrestrial.Keuntungan CDMATeknologi CDMA sendiri memiliki berbagai keuntungan jika diaplikasikan dalam sistemseluler. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :hanya membutuhkan satu frekuensi yang dibutuhkan untuk beberapa sektor/celltidak membutuhkan equalizer untuk mengatasi gangguan spektrum sinyal dapat bergabung dengan metode akses lainnya, tidak membutuhkan penghitung waktu(guard time) untuk melihat rentang waktu dan penjaga pita (guard band)untuk menjaga intervensi antarkanal tidak membutuhkan alokasi dan pengelolaan frekuensi memiliki kapasitas yang halus untuk membatasi para pengguna akses memiliki proteksi dari proses penyadapan.
Fitur
Sinyal pesan pita sempit ( narrowband)akan digandakan dengan penyebaran sinyalpita lebar ( wideband)atau pseudonoise codeSetiap user mempunyai pseudonoise (PN)code sendiri sendiri.
Soft capacity limit: performansi sistem akan berubah untuk semua pengguna begitunomer pengguna meningkat.Near-far problem (masalah dekat-jauh).
Interference terbatas:kontrol daya sangat diperlukanlebar bandwidth menimbulkan keaneka ragaman,sehingga meggunakan rake receiver Akan membutuhkan semua komputer yang pernah dibuat oleh manusia diatas bumiuntuk memecahkan kode dari satu setengah percakapan dalam sistem CDMA!

3. Teknologi 1G, 2G, 3G,, 3,5G dan 4G
Mungkin sebagian sudah langsung paham ketika saya menulis 1G, 2G, 3G 3,5G dan 4G. Jika ada yang mengatakan ini bagian dari teknologi komunikasi seluler maka itu benar. Itu semua merupakan tingkatan Generasi Pertama hingga Generasi selanjutnya yang masih kita gunakan sekarang yang pastinya akan terus berubah ubah seiring kebutuhan manusia. Kalau begitu langsung saja berikut penjelasannya

a. Generasi Pertama ( 1G )
Kenal kah Anda dengan 1G ? 1G merupakan merupakan generasi pertama dari telekomunikasi seluler dimana terkenal dengan menggunakan teknologi AMPS ( Advanced Mobile Phone System ) yang menggunakan teknologi Analog dengan band frekuensi 800 Mhz. AMPS ini menggunakan metode akses FDMA ( Frequency Division Multiple Access ) . Disinilah baru bermula teknologi komunikasi dimana tidak dapat dua user itu saling berkomunikasi sekaligus melainkan harus secara bergantian seperti Handy Talky. Orang pada zaman ini pasti tidak asing dengan HP dalam ukuran relatif besar dan abaterai besar karena membutuhkan daya yang besar pula

b. Generasi Kedua ( 2G )
Digenerasi kedua inilah teknologi AMPS kian hari makin tergeser oleh GSM ( Global System for Mobile ) dimana GSM ini sudah menggunakan teknologi digital. Dimana teknologi digital tersebut bisa dikatakan diatas dari teknologi analog seperti unggul dalam hal kapasitas, sistem security yang lebih baik dan layanan yang sudah beragam. GSM juga sudah menggunakan FDMA dan TDMA ( Time Division Multiple Access ) dan bekerja pada band frekuensi 900 Mhz. Nah, pasti semuanya mengenal GSM nih, atau minimal udah pernah mendengar istilahnya hehe. Keunggulan GMS dimasanya yaitu kemampuan roaming yang luas sehingga dapat dipakai di berbagai Negara. Namun ternyata seiring dengan berjalannya waktu GSM udah punya pesaing yang namanya CDMA ( Code Division Multiple Access ), dimana CDMA ini menggunakan kode tertentu untuk membedakan user yang satu dengan yang lain. CDMA pun memiliki keunggulan dibanding GSM seperti suara yang dihasilkan lebih jernih, kapasitas yang lebih besar dan kemampuan aksesyang lebih tinggi. Nah lho jadi yang lebih bagus mana yah GSM atau CDMA ? Nanti dah ane akan posting perbandingan keduanya. Perlu diketahui di generasi kedua ini orang sudah mulai dapat berbicara secara bersamaan di telepon, dan pastinya udah bisa SMS dong.

c. Generasi Ketiga ( 3G )
Dari namanya udah tau belum 3G itu apa ? hehe. Saya yakin kita semua sering mendengar 3G disebut sebut banyak orang atau bahkan diperbincangkan. Di Generasi Ketiga atau UMTS ( Universal Mobile Telecommunication Service ) sepertinya kelihatan seperti lanjutan dari teknologi GSM/EDGE/GPRS namun UMTS ini masih lebih diatas dari semuanya dari segi kecepatan akses data, video call, video conference, video streaming, video mail PC to Mobile, serta Internet Browsing. Namun sayangnya untuk mengembangkan 3G ini dulunya masih membutuhkan dana yang banyak yang terdiri atas biaya lisensi kepada pemerintah, membayar lisensi 3G pada vendor 3G, biaya penambahan Base Station/Node B, RNC ( Radio Network Controller ) dan biaya upgrade software pada MSC SSGN, GPRS dan jaringan lain. Namun akhirnya sekarang sudah banyak dipergunakan sehingga kebutuhan masyarakat dalam hal komunikasi dapat terpenuhi nih.

d. Ketiga-Setengah ( 3,5G )
Setelah berbagai generasi di lalui mulai dari 1G, 2G, 3G maka disini merupakan setengah antara 3 dan 4 G . Kemunculan teknologi 3,5G ini diakibatkan kebutuhan masyarakat yang sudah semakin pesat dalam hal bertukar data, berkomunikasi dll. Maka dari itu muncullah teknologi 3,5 Gatau sering disebut super 3G dimana terdapat beberapa peningkatan seperti transfer data yang lebih cepat sehingga melayani komunikasi multimedia seperti akses internet serta vide sharing. Adapun yang termasuk teknologi 3,5G yaitu HSDPA, WiBro dll. Sampai sekarang pun masih banyak vendor yang menggunakan 3,5G ini, namun belakangan ini kita juga sering mendegar kemunculan teknologi 4G yang mana akan segera dirasakan masyarakat Indonesia, dan tak ayal lagi yang menemukan teknologi 4G ini adalah orang Indonesia itu sendiri yang bekerja untuk Jepang. Kita tunggu saja yah kehadiran 4G ini di Indonesia secara mengglobal, diluar sana negara maju seperti jepang dan korea pastinya sudah bisa merasakan teknologi 4G ini dimana 4G ini menggunakan teknologi OFDMA ( Orthogonal Frequency Division Multiple Access )

e. Generasi Keempat 4
4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond".
Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.
Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP).

Jadi, kalau dirangkum, perjalanan generasi tersebut sebagai berikut:
1G - Original analog cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps
2G - Digital narrowband circuit data (TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps
2.5G - Packet data onto a 2G network (GPRS, EDGE) 20-40 kpbs
3G - Digital broadband packet data (CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) 500-700 kbps
3.5G - Replacement for EDGE is HSPA 1-3 mbps and HSDPA up to 7.2Mbps
4G - Digital broadband packet data all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 3-5 mbps

Naah, dari penjelasan diatas sudah jelas kaann, dan dapat ditarik kesimpulan bahwa korelasi antara GPRS dengan GSM,CDMA,dan teknologi 1G-4G adalah GPRS tercipta setelah adanya 1G dan 2G,lalu disempurnakan dengan pengembangan teknologi sampai tercipta 4G. Sehingga antara GPRS,GSM,CDMA,dan teknologi 1G-4G itu merupakan satu kesatuan sistem dalam sistem informasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar